16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

paket-wisatabromo.com – Pendidikan karakter wajib dikenalkan pada anak sejak dini. Peran orang tua terutama Moms sangat penting dalam menerapkan pendidikan karakter sejak di dalam rumah.

Jenis-jenis pendidikan karakter yang bisa diajarkan pada anak sejak kecil itu banyak. salah satunya adalah mengajari anak untuk berhemat sejak kecil. Tentunya, Moms tidak suka jika anak tumbuh menjadi pribadi yang boros.

Mendidik anak untuk berhemat dapat dilakukan sejak anak usia dini. Moms dapat membiasakan anak berhemat dari kecil akan membawa manfaat yang sangat besar saat ia tumbuh dewasa nanti.

Pada umumnya, kita melakukan penghematan dengan berbagai cara menyimpan uang. Kebanyakan orang dewasa menyimpan uang di bank dengan bermacam-macam jenis tabungan yang disediakan pihakbank.

Namun, bagi anak apalagi masih balita belum bisa bertransaksi di bank. Moms bisa mengajari anak berhemat dengan dengan berbagai cara yang bisa dilakukan di rumah. Berikut ini dijelaskan berbagai cara berhemat yang bisa diajarkan pada anak balita buah hati di rumah.

Cara Kreatif Melatih Anak Berhemat Sejak Dini Wujudkan Pendidikan Karakter

1. Menabung

Salah satu ajaran berhemat adalah dengan menabung. Menabung secara tidak langsung anak akan belajar bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan.  Baiknya, Moms sudah membiasakan anak menabung sejak kecil.

Kegiatan menabung pada anak tentunya belum bisa dilakukan di bank. Karena anak belum bisa bertransaksi di bank. Anak bisa kita ajari menabung di dalam wadah celengan yang bisa kita beli di pasaran.

Uang logam bisa dimasukkan dalam celengan. Uang kertas bisa dimasukkan ke dalam amplop khusus. Arahkan hal ini kepada anak. tentu beri penjelasan lebih dahulu kepada anak. mengapa uang logam bisa masuk celengan dan uang kertas masuk ke dalam amplop.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

Baiknya kegiatan menabung dilakukan di rumah secara terjadwal. Tabungan bisa dilakukan secara harian, mingguan, atau tengah bulanan. Tapi, rupanya yang terbaik adalah lebih sering dilakukan, yaitu secara harian. Syukurlah dalam jam yang sama.

Pahamkan anak bahwa uang itu berharga. Maka harus dijaga dan dihemat penggunaannya. Uang harus disimpan di tempat yang baik. Misalnya uang disimpan di dalam dompet  dengan posisi rapi.

Uang tidak boleh dilipat karena akan berakibat rusak. Dan Uang tidak boleh dicorat-coret. Juga Uang tidak boleh disobek. Beri tahukan hal ini pada anak bahwa itu semua karena uang adalah barang berharga.

Di negara lain, yang mata uangnya pakai dollar, ada sangsi penurunan nilai mata uang jika uang itu kusam, rusak, sobek dan lain sebagainya. Tujuannya adalah agar orang memperlakukan uang itu dengan baik. Anak harus tahu hal ini.

Tapi, untuk mata rupiah belum ada tindakan penurunan nilai. Anak tetap harus tahu bukan tidak mungkin mata uang rupiah pun akan diturunkan nilainya jika rusak, sobek, dan dicoret-coret. Anak tetap harus memperlakukan uang itu dengan sebaik-baiknya.

2. Bedakan antara Keinginan dan Kebutuhan

Keinginan dengan kebutuhan sesuatu yang berbeda. Keinginan adalah barang apa yang diinginkan atau perihal ingin atau hasrat. Kebutuhan adalah sesuatu yang sangat diperlukan. Anak cenderung punya keinginan bukan kebutuhan.

Jadi, keinginan adalah hasrat, sedangkan kebutuhan itu adalah benar-benar diperlukan. Keinginan itu jika tidak dipenuhi tidak berdampak apa-apa pada anak. Tapi, kebutuhan jika tidak dipenuhi bertampak tidak dapat melakukan sesuatu.

Misalnya: anak mempunyai keinginan membeli boneka baru. Padahal di rumah sudah banyak koleksi boneka. Boneka yang mau dibeli juga sama dengan boneka yang sudah ada di rumah.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

3. Ajak Melakukan Perbandingan

Perilaku hidup hemat dapat dilakukan dengan melakukan perbandingan harga dan kualitas barang sebelum dibeli. Ajaklah anak melakukan hal ini. Juga, biasakanlah anak agar tidak terburu-buru untuk membeli barang yang diinginkan.

Hal ini juga melatih ketelitian anak jika akan membeli sesuatu. Anak juga dilatih bersabar dalam membeli sesuatu sebab harus melakukan perbandingan lebih dahulu. Tentu anak harus tahu barang yang akan dibeli. Harganya murah barangnya bagus.

4. Berbagi

Siapkan anak wadah atau celengan untuk menabung. Wadah celengan untuk sekarang itu bagus-bagus bentuk dan warnanya. Bisa menarik perhatian anak hingga termotivasi untuk berbagi dengan menabung di celengan kesayangannya.

Uang yang bisa dimasukkan anak ke dalam celengan, hanya berupa uang logam. Bisa 500-an, atau 1000-an. Kalau uang kertas kurang bagus jika dimasukkan ke dalam celengan. Uang kertas bisa berjamur di dalam celengan.

Uang tabungan akan digunakan untuk membeli kebutuhan peralatan sekolah atau untuk hadiah kepada orang yang dicintainya. Jika anak sudah besar dan memungkinkan untuk bertransaksi dengan bank, uang celengan bisa ditabung di bank.

5. Beri Dukungan

Agar dapat berperilaku hidup hemat, anak memerlukan dukungan dan bimbingan dari seluruh anggota keluarga. Tujuannya adalah agar anak bersemangat dan makin termotivasi untuk berperilaku hidup hemat.

Dukungan positif yang diberikan dapat mempermudah anak dalam mengendalikan pengeluaran yang tidak perlu. Misalnya anak tidak perlu lagi membeli mainan yang sudah dimiliki. Mainan yang sudah ada biar digunakan lebih bermanfaat.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

6. Menghindari Persaingan Gaya Hidup

Persaingan gaya hidup bagi anak biasanya dalam hal kepemilikan permainan dan pakaian. Jika anak mengikuti gaya hidup anak lain tentu akan berakibat boros.

Baiknya Moms menerapkan gaya hidup sederhana dan tidak mengikuti persaingan gaya hidup teman lainnya. Berfokuslah pada gaya sederhana, sehat, dan sejahtera. Ajari anak untuk menjadi diri sendiri dan tidak meniru gaya hidup anak lainnya.

Hari ini juga, Moms harus bisa mengajari pola hidup hemat dan tidak gengsi. Ajari anak membeli sesuatu sesuai dengan kemampuan keuangan. Baiknya anak diminta membeli produk yang benar-benar dibutuhkan dan mampu membelinya.

7. Sistem Amplop

Perkenalkan “sistem amplop” kepada anak sejak dini. Sediakan beberapa amplop. Pisahkan amplop untuk menyimpan uang, dan amplop untuk membelanjakan sesuatu yang spesifik.

Amplop untuk menyimpan uang tidak boleh digunakan belanja, khusus untuk tabungan. Uang ini biasanya berbetuk uang kertas. Hingga rapi penyimpanan di amplop kemudian simpan untuk nanti.

Cara ini cukup sederhana. Anak diminta menyediakan amplop. Masing-masing amplop diberi nama. Misalnya amplop uang jajan, uang tabungan, uang sekolah, uang beli buku, uang peralatan sekolah, dll.

Anak diminta memasukkan uang tersebut ke dalam amplop masing-masing. Anak diminta untuk menggunakan uang yang sesuai dengan anggaran yang ada diamplop masing-masing.

Mengatur keuangan agar berhemat itu sebenarnya tidak sulit jika anak sudah mengetahui caranya. Kemudian anak diminta disiplin mengatur keuangan sebab itu merupakan kunci utama.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

Ajari anak akan selalu disiplin mengatur uang. Caranya anak tidak perlu membeli sesuatu jika tidak membutuhkan. Ajak anak untuk tidak membeli barang sesuai keingingan. Tapi, belilah barang yang dibutuhkan.

8. Jaga Kesehatan

Ada hubungan antara berhemat dengan menjaga kesehatan. Dengan menjaga kesehatan, biaya pengobatan dapat dihemat. Tindakan preventif lebih baik daripada kuratif. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

Lebih baik sehat daripada sakit. Kalau sakit mahal biayanya. Oleh karena itu, lebih baik Moms menjaga kesehatan anak dengan mencegah supaya tidak sakit. Misalnya dengan menjaga pola makan, perbanyak minum air putih, makan buah dan sayur yang cukup.

Selain itu, biasakan anak untuk tidak membeli jajanan yang tidak sehat. Ajaklah anak berolah raga secara rutin. Anak harus beristirahat yang cukup. Hindarkan juga anak dari stress agar kesehatan anak terjaga dengan baik.

9. Menukar Uang dengan Pekerjaan

Ketika anak siap menerima uang, bicaralah kepada mereka tentang pekerjaan rumah yang Moms ingin mereka lakukan sebagai gantinya. Misalnya Moms meminta anak membersihkan dan merapikan kamar tidurnya.

Kalau memungkinkan, anak juga bisa diminta untk membantu Moms menyapu atau mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga. Pekerjaan yang diberikan pada anak tentunya disesuaikan dengan kemampuan anak.

Perilaku ini dapat difungsikan sebagai ajang latihan anak untuk bekerja.jika mau mengerjakan sesuatu tentu akan mendapatkan hasilnya. Jika mengerti hal ini sejak dini, kelak dewasa anak akan mudah melakukan pekerjaan apa saja untuk mendaptkan uang.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

10. Belanja dengan Bijak

Ajari anak berbelanja sesuai kebutuhan saja. Barang-barang yang belum dibutuhkan hendaknya tidak dibeli. Misalnya: anak minta dibelikan boneka padahal bonekanya yang di rumah masih bagus. Jika membeli boneka lagi, itu namanya pemborosan.

Beri penjelasan pada anak bahwa berbelanja itu hanya membeli barang yang dibutuhkan. Barang-barang yang dibeli itu belum ada di rumah. Atau barang-barang itu belum dimiliki. Kalau barang itu, tidak dibeli, kebutuhan kita tidak akan terpenuhi.

11. Tidak Mudah Tergoda

Pada dasarnya anak tidak paham mengenai konsep boros atau hemat. Karena itu, penting sekali anak mengenal konsep tersebut beserta akibatnya. Anak bersikap boros atau hemat merupakan hasil bentukan dari orang tua.

Moms bisa mengajari anak untuk berhemat dengan cara tidak mudah tergoda untuk membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan. Ajari anak untuk berhemat dengan tidak mudah atau gampang tertarik pada tawaran atau iklan di televisi.

Ajaklah anak untuk berpikir apakah barang tersebut diperlukan atau tidak. Lakukan pertimbangan dengan cermat. Semakin sering anak diajak mempertimbangkan barang itu akan dibeli atau tidak, anak akan semakin terasah utnuk melakukan hal itu setiap ingin membeli sesuatu.

12. Mulai Hemat seawal Mungkin

Berhemat itu sangat mudah dilakukan asal dibiasakan sejak anak masih kecil. Kuncinya adalah mulai berhemat dari hal-hal kecil. Dan mulailah berhemat sejak saat ini juga.

Contoh berhemat dari hal kecil adalah berhemat menggunakan korek api saat menyalakan lilin ulang tahun anak. Nyalakan satu batang korek api untuk menyalakan beberapa lilin.

Anak tidak diajari menyalakan satu batang korek api untuk menyalakan satu lilin karena boros. Inilah contoh hal kecil yang bisa dilakukan ketika kita melatih anak untuk berhemat.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

Artikel terkait:

Inilah 6 Cara Jitu Meningkatkan Kedisiplinan Anak di Era Pandemi

Inilah 13 Cara Tanamkan Kejujuran pada Anak di Masa Pandemi

Cara Efektif Melatih Anak Bersikap Toleran, Bunda Perlu Tahu

13. Pinjam dengan Rasa Tanggung Jawab

Jika anak ingin membeli sesuatu, arahkan anak agar menggunakan tabungan mereka. Jika tabungan mereka tidak cukup, tawari pinjaman uang untuk memenuhi pembelian sesuatu yang diinginkan.

Pinjaman akan menjadi tanggungjawab anak untuk membayarnya dengan cara menabung. Ini adalah pelajaran bagi anak untuk bisa bertanggung jawab kepada uang.

14. Tidak Merayakan Ulang Tahun

Salah satu cara berhemat adalah tidak mengadakan pesta ulang tahun anak. Beri penjelasan pada anak bahwa ulang tahun akan memboroskan uang. Lebih baik ditabung uangnya. Ulang tahun bisa dirayakan tidak setiap tahun.

Bisa saja ulang tahun dirayakan dalam kurun 5 tahun sekali. Atau hanya pada momen tertentu yang lebih berkesan bagi anak. Misalnya pada usia tahun pertama dan ke-17.

15. Tulis Rencana Pengeluaran

Salah cara terbaik untuk menghemat uang adalah dengan mencatat rencana pengeluaran. Terutama pada saat akan belanja, catatan pembelanjaan harus sudah disiapkan. Saat belanja, anak diminta membelanjakan barang yang sesuai catatan saja. Ini cara menghemat keuangan keluarga.

Cara seperti ini dapat mengendalikan emosi kita untuk belanja. Uang menjadi hemat karena kita hanya belanja sesuai kebutuhan yang sudah dicatat.

16 Cara Hebat Latih Anak Berhemat Sejak Dini Wujud Pendidikan Karakter

16. Manfaat Berhemat bagi Anak

Manfaat berhemat bagi anak antara lain: Anak bisa belajar menghargai uang. Anak berlatih bersabar, jika tidak dibelikan mainan, atau ditolak Moms karena harus berhemat.

Manfaat berhemat lainnya adalah anak bisa belajar membuat perencanaan keuangan dan memiliki rasa tanggung jawab pada uang.

Demikianlah penjelasan mengenai cara kreatif melatih anak berhemat sejak dini wujudkan pendidikan karakter. Semoga bermafaat. Sampai Jumpa pada artikel berikutnya.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published.