Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

paket-wisatabromo.com – Mendidik Anak sudah menjadi tugas utama bagi orang tua. Bahkan Orangtua mengusahakan Anaknya menjadi yang terbaik. Terkadang ketika Anak sudah beranjak dewasa, ada beberapa sikapnya mengecewakan hati orang tua. Tetapi balik lagi pada ketepatan cara Orangtua memberi didikan pada anak.

KBBI Online menjelaskan kata “ramah” yaitu baik hati dan menarik budi bahasanya; manis tutur kata dan sikapnya; suka bergaul dan menyenangkan dalam pergaulan.

Sebagian Anak memang secara alamiah mudah bersikap ramah. Ini merupakan bagian dari ciri kepribadian Anak, sekaligus cara hidup sehari-hari yang paling baik yang dapat Anak lakukan.

Namun bagi sebagian Anak lainnya, beramah-tamah adalah perilaku yang perlu dipelajari dan dilatih. Bersikap ramah mencakup belajar menampilkan diri kepada Anak lainnya, memulai percakapan, serta menjadi Anak yang percaya diri.

Sikap ramah pada umumnya sebelum pandemi diwujudkan dengan tersenyum atau mesem. Bisa juga diwujudkan dengan sapaan “Selamat Pagi,” “Mangga” “Nderek langkung” “Permisi,” “Mari” dll.

Tapi “tersenyum” di era corona tidak mungkin dilakukan. Sapaan keramahtamahan juga kurang jelas vokalnya akibat mulut tertutup masker. Senyumnya juga tertutup masker. Padahal sikap ramah sangat baik dilatihkan pada Anak.

Dalam kondisi corona tentunya masih diperlukan bersikap ramah kepada Anak lainnya. Karena bersikap ramah banyak manfaatnya. Diantaranya adalah kita akan disenangi Anak lainnya, dan mendapatkan pandangan yang positif dari Anak lainnya.

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

Selain itu, bersikap ramah juga bermanfaat karena membuat Anak lain menjadi semangat.  Bisa juga karena bersikap ramah kita menerima kebaikan yang tak terduga, dan mendapat Teman Baru. Serta membuat kesan yang sangat baik.

Mengingat begitu banyak manfaat dari bersikap ramah, banyak orangtua tidak akan pernah merasa lelah mendidik Anak agar bersikap ramah sejak dini. Berikut ini lima cara kreatif melatih Anak yang dapat Moms praktikkan di rumah.

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah kepada Anak Lain Di Era Corona

Sikap ramah pada Anak di masa corona ini dapat dikembangkan dengan Bahasa tubuh. Bahasa tubuh dapat membantu berkomunikasi saat beramah tamah. Komunikasi nonverbal Anak, misalnya bahasa tubuh dan kontak mata, dapat menyampaikan pesan sikap ramah pada Anak.

Selain itu, bahasa tubuh adalah komunikasi pesan nonverbal (tanpa kata-kata). Dan bahasa tubuh merupakan proses pertukaran pikiran dan gagasan di mana pesan yang disampaikan dapat berupa isyarat, ekspresi wajah, pandangan mata, sentuhan, artifak (lambang yang digunakan), diam, waktu, suara, serta postur dan gerakan tubuh.

Ajari Anak untuk Berani Kontak Mata

Ajari Anak untuk berani melakukan kontak mata dengan orang lain. Kontak mata (eye contact) adalah kejadian ketika dua orang melihat mata satu sama lain pada saat yang sama.

Dan Kontak mata merupakan salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang disebut okulesik dan memiliki pengaruh yang besar dalam perilaku sosial. Frekuensi dan arti kontak mata sering bervariasi dalam berbagai budaya manusia.

Mata disebut sebagai “jendela jiwa,” dan Anak akan menjadi yang lebih ramah hanya dengan melakukan kontak mata dengan Anak lainnya. Misalnya, jika Anak memandang langsung ke mata Anak, ini biasanya ditafsirkan sebagai suatu undangan yang terbuka. Jika Anak itu membalas memandang ke mata Anak, ini dapat ditafsirkan bahwa Anak menerima/menyambut undangan Anak itu.

Jika Anak dapat melakukan kontak mata, banyak manfaat yang dapat dipetik. Seperti akan membuat Anak merasa lebih nyaman berinteraksi dengan orang lain, dan sangat mungkin akan membuat hari orang lain itu terasa lebih menyenangkan.

Selain itu, kontak mata melatih Anak berani dan percaya diri.  Begitu juga dengan sikap pemalu. Kontak mata akan menghindarkan Anak dari sikap pemalu. Sikap ini sangat penting dimiliki Anak sampai kelak dewasa.

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

Beri Contoh Menganggukkan kepala

Menganggukkan kepala adalah sebuah isyarat yang dilakukan dengan cara menaik-turunkan kepala. Maksud menganggukkan kepala dalam sikap ramah tamah adalah permisi numpang lewat. Bisa juga tandanya setuju akan sesuatu yang dilakukan orang lain.

Anggukan kepala adalah gerakan menundukkan kepala (tanda setuju, mengantuk, dan sebagainya). Gerakan angguk kepala biasa ditirukan Anak karena melihat contoh. Biasanya anggukan kepala yang dicontoh adalah anggukan kepala yang sering Anak lihat.

Anah, anggukan kepala yang diajarkan orangtua bertujuan untuk menyapa orang lain. Dan menguatkan kata sapaan lisan.

Ingatkan untuk Selalu Senyum

Jangan lupa ya Moms, ingatkan Anak untuk murah senyum walaupun mulut tertutup masker dan faceshield. Anak tidak mudah untuk mengikuti semua yang kita ajarkan.

Tapi ketika Orang tua mempraktikkannya bisa jadi Anak akan mudah mengingat dan melakukan. Seperti ajarkan Anak untuk murah senyum ketika bertemu Anak lainnya.

Beritahu bahwa dengan murah senyum akan menandakan kita bersikap ramah. Jika sejak dini diajarkan perlahan, pasti anak akan paham dan menyukai kebiasaan ini.

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

Ajarkan tentang Sapaan yang Biasa Diucapkan untuk Menyapa

 Mengajarkan Anak tentang sapaan yang ia ucapkan untuk menyapa walaupun mulut dan hidung tertutup masker. Agar anak mengerti bagaimana ia bersikap ramah maka orang tua harus mengajarkan caranya.

Dan lebih baik Anak tahu ucapan yang sopan saat menyapa Anak lainnya. Misalnya ajarkan dia memanggil Anak yang lebih tua dengan sebutan “mba” “Mas” “Om”, “Tante”, atau “Kakak,” “Adik,” dll.

Jika seperti itu, Anak akan tahu bahwa ramah juga harus dengan sopan. Setelah Anak mengerti panggilan apa yang harus ia gunakan, maka selanjutnya akan memudahkan Anak memulai menyapa Anak lain tanpa orangtua harus menyuruh.

Praktikkan Cara Jabat Tangan yang Benar

 Jangan lupa praktikkan cara jabat tangan yang benar pada Anak. Dan beritahu bahwa memberi salam pada orang lain akan menunjukkan kita menghargai orang tersebut.

Cara jabat tangan yang baik bagi Anak adalah cium tangan dengan menundukkan kepala. Tentu hal ini dilakukan jika Anak berjabat tangan dengan orang yang lebih tua darinya. Ketika jabat tangan dengan sesame Anak tidaklah perlu cium tangan. Lakukan jabat tangan sebagai mana jabat tangan kepada teman sebayayang sifatnya koordinatif.

Secara otomatis akan membuat Anak mengerti akan baik atau buruknya, sehingga semakin banyak Orangtua mengajarkan hal yang baik, ia juga akan banyak menerima dan melakukan hal baik.

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

Beri Pujian Jika Anak Berhasil Bersikap Ramah

Nah, memberi pujian pada anak itu yang harus dilakukan Orangtua. Apalagi ketika anak berhasil atau menanamkan sikap ramah dalam diri. Tandanya, Moms sebagai orangtua akan menghargai atas sikap anak yang mau mendengar didikanmu.

Dan dengan begitu Anak akan semakin semangat juga bangga bahwa ia mampu bersikap ramah. Tapi ingat jangan terlalu sering, sebab membuat anak akan mengharapkan pujian ketika ia melakukan kebaikan.

Menanamkan hal yang benar bagi Anak sangat penting dan pertanda kalian sudah berhasil menjadi orangtua yang baik. Dan cara di atas wajib orangtua terapkan agar anak mengerti bahwa bersikap ramah itu penting.

Undang Anak Lain

Untuk mengundang Anak lain mengunjungi rumah Moms. Tentu hal ini dapat dilakukan Ketika keadaan telah memungkinkan.

Anak Moms bahkan dapat tetap di rumah saja sambil berlatih bersikap ramah. Ajak Anak-Anak untuk bermain bersama di dalam rumah. Ajak mereka menonton film bersama atau makan malam bersama di rumah Anda.

Jika Moms cukup bersahabat saat mengundang, Anak-Anak tentu akan merasa bahwa Moms menghargai Anak (dan Anak tentu akan bersenang-senang).

Ajak Anak Mengembangkan Pertemanan

Kembangkan hubungan pertemanan yang telah Anak miliki. Pastikan bahwa Anak terus mengembangkan hubungan pertemanan dengan teman-temannya. Sediakan fasilitas bagi Anak untuk selalu berteman dengan baik.

Cara Kreatif Melatih Anak Bersikap Ramah pada Orang Lain Saat Pandemi

Kalau keadaan sudah memungkinkan, Moms bisa ajak Anak bermain ke rumah teman-temannya. Datangi mereka secara bergiliran. Kondisi ini dapat mengantarkan anak pada hubungan pertemanan yang sehat. Jika sehat dalam hal pertemanan, Anak bisa bersikap ramah pada siapapun.

Baca juga:

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

Lakukanlah 3 Sikap Saat Anak Masuk Sekolah di Era New Normal

Cara Efektif Melatih Anak Bersikap Toleran, Bunda Perlu Tahu

Cegah Rasa Malu Anak

Ketika mempunyai rasa malu, biasanya Anak tidak mau menatap Ketika diajak berbicara. Agar Anak bisa bersikap ramah kepada siapapun, sebaiknya Moms mencegah Anak yang tidak mau menatap orang lain saat berkomunikasi. Anak yang tidak mau menatap mata Moms atau orang lain artinya dia malu.

Rasa malu sungguh tidak mendukung sikap ramah yang hendak kita kembangkan. Misalnya, saat Anak menolak untuk menatap mata Moms dan terus mengalihkan pandangan, bisa jadi ia sedang merasa malu dan tak mau jadi pusat perhatian.

Hal ini dilakukan Anak karena mungkin saja ia menyadari bahwa apa yang ia lakukan bukanlah perbuatan yang baik. Misalnya mengambil mainan milik teman atau menumpahkan makanan, ataupun perbuatan salah lainnya.

Demikianlah pembahasan mengenai cara kreatif melatih Anak bersikap ramah kepada Anak Lain Di Era Corona. Semoga Bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.