9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

paket-wisatabromo.com – Berperilaku baik adalah memiliki perilaku baik.  Perilaku baik bisa berupa bertutur kata dan berbuat. Bertutur kata yang sopan, halus, akan menyenangkan orang lain.

Berbuat baik dapat berupa cara duduk, berjalan, bekerja, bermain dan melakukan hal apa saja. Perbuatan baik tersebut tentu akan menguntungkan pribadi anak itu sendiri. Orangtua pun akan bangga memiliki anak seperti itu.

Perilaku baik memiliki kriteria tertentu. Masyarakat pada umumnya menentukan perilaku baik itu melalui norma-norma yang berlaku.

A. Dua Acuan Besar dalam Berperilaku

Acuan perilaku baik bisa ditinjau dari segi keduniaan dan ke akhiratan. Dua tinjauan ini diharapkan menjadi acuan orang tua dalam mendidik anak-anaknya.

Perilaku baik dari segi keduniaan, bisa kita lihat sebagai mana tertuang dalam tujuan pendidikan nasional. Inti dari Tujuan Pendidikan nasional itu adalah berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Dan acuan perilaku baik bisa diterapkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mendidik anak-anak. ada empat sifat utama yang harus diajarkan kepada anak agar diteladani.

Shidiq artinya benar. Amanah artinya dapat dipercaya. Tabligh artinya menyampaikan segala firman Allah SWT yang ditujukan kepada umat manusia melalui Rasulullah SAW. Ajarkanlah kepada anak agar anak dapat meneladani keempat sifat baik tersebut.

Memiliki anak yang berperilaku baik merupakan dambaan setiap orang tua. Agar keinginan tersebut dapat terwujud, orang tua wajib mendidiknya sejak dini dengan mengunakan dua acuan tadi.

Pembentukan perilaku yang baik menjadi tanggung jawab orang tua. Baiknya dilakukan sejak awal sejak anak masih dini. tentu akan membuahkan hasil yang sesuai harapan. Mendidik anak yang paling penting harus dilakukan sejak lahir.

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

B. Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik

1. Ajarkan Kedisiplinan, Kejujuran, kemandirian, dan Tanggung Jawab.

Untuk Kedisiplinan, kejujuran, kemandirian, dan tanggung jawab harus diajarkan kepada anak sedini mungkin. Karena banyak manfatnya. Orang tua akan bangga memiliki anak seperti itu. tapi, semua itu membutuhkan proses.

Kedisiplinan

Bentuk Kedisiplinan yang diajarkan kepada anak akan memuat anak memiliki kepedulian, integritas, bertanggungjawab, dan bisa memecahkan masalahnya. Kedisiplinan itu mengajarkan keteraturan. Anak yang diajarkan kedisiplinan akan memiliki pola hidup yang teratur dan dapat mengelola waktunya dengan baik.

Kejujuran

Kejujuran (honesty) menurut Zubaedi (2011:79) adalah kemampuan menyampaikan kebenaran, mengakui kesalahan, dapat dipercaya dan bertindak secara hormat.

Ciri-Ciri Anak yang jujur antara lain: berkata apa adanya dan benar, berkata sesuai fakta dan tidak direkayasa, bersikap tegas. Selain itu, anak berbicara kepada orang lain itu lantang karena tidak mencari-cari alasan. Dan dapat mengembang kepercayaan atau amanah dari orang tua, keluarga dan orang lain.

Kemandirian

Kemandirian merupakan hal atau keadaan dapat berdiri sendiri dan tanpa bergantung kepada orang lain. Ada beberapa ciri anak mandiri antara laian: anak dapat melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan pribadinya secara mandiri.

Ciri mandiri lainnya adalah jarang minta pertolongan pada orang lain. Dan Ciri anak mandiri lainnya adalah mempunyai inisiatif dan kreatif. Dan memiliki keinginan untuk membantu orang lain. Anak juga dapat menentukan pilihannya sendiri. Serta mempunyai motivasi yang tinggi, dapat dipercaya dan fleksibel.

Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah keadaan dimana wajib menanggung segala sesuatu, sehingga berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau menjawab dan menanggung akibatnya.

Banyak manfaatnya jika anak bertanggung jawab. Antara lain dapat dipercaya, mendorong kesuksesan. Anak akan dihargai orang lain jika anak betanggung jawab dan jarang melakukan kesalahan.

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

2. Beri Tahu tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)

Di era new normal maupun bukan, anak harus didik untuk selalu berperilaku hidup bersih dan sehat. Terutama kebersihan tangan agar tida terpapar covid-19. Ajaklah anak membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir. Lakukanlah hal ini baik di rumah maupun di sekolah ataupun di tempat lainnya.

Anak diminta untuk tidak menggosok-gosok mata, hidung, dan mulut di tempat umum. Dikhawatirkan tangan anak sudah menyentuh barang-barang di tempat umum. Kemungkinan barang atau benda di tempat umum itu sudah terpapar virus corona.

Selain itu, anak diminta mengkonsumsi makanan dan minuman yang dibawa dari rumah. Kebersihan bekal tentu lebih terjaga. Orangtua sudah mempersiapkannya dari rumah secukupnya.

Akan lebih baik lagi jika anak dibekali sarung tangan plastik untuk digunakan pada saat makan. Jadi, tangan tidak langsung menyentuh makanan.

3. Ajarkan Tentang Empati

Menurut sebuah artikel melalui Parenting Science, empati adalah satu bentuk keterampilan yang melibatkan 3 komponen utama. Ketiga komponen tersebut antara lain, yaitu: Kemampuan mengenal perasaan diri sendiri, memahami perasaan orang lain, dan menentukan respon terbaik terhadap emosi tersebut. Pastikan anak memahami hal ini.

Berempati adalah kemampuan untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain. Orang lain sedang sedih, ajari anak ikut merasakan kesedihannya. Orang lain sedang sakit, mintalah anak untuk merasakan dan menghargai orang yang sakit.

Ada beberapa contoh perilaku berempati bagi seorang anak. Teman sedang bersedih, atau sakit, kita ajak anak menjenguk ke rumahnya dan membawakan buah tangan.

Jika ada teman mengalami bencana alam, dan punya masalah, kita ajak anak mendoakannya agar segera mendapat bantuan. Lalu kita ajak anak membantu menyelesaikan masalahnya. Misalnya: mainan teman hilang, kita ajak anak membantu mencari mainannya.

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

Apabila ada teman terjatuh, ajaklah anak menolong temannya yang jatuh. Misalnya: membantu menghibur agar tidak menangis, memberi tahu orang tuanya bahwa anaknya jatuh, mengambilkan obat luka, dsb.

Diharapkan anak bisa sensitif terhadap perasaan orang lain. Sensitif berarti mudah menerima rangsangan atau peka. Kita latih anak kita untuk bersikap sensitif atau peka terhadap perasaan orang lain.

Misalnya, jika seorang anak kecil mengeluh sakit perut mungkin ada temannya yang menertawakannya. Ada juga menjauh darinya, terus bermain tanpa mempedulikannya. Tapi ada juga teman yang datang bertanya tentang sakitnya. Bahkan anak mau menolongnya.

Ini semua tergantung kepada respon empati yang mereka rasakan. Empati ini dapat mulai diajarkan sejak mereka lahir. Misalnya cara kita merespon terhadap tangisan mereka belaian, atau komunikasi harian sangat berperan terhadap cara mereka mempelajari keterampilan ini.

4. Beri Teladan Terbaik

Menurut Psych Central, seorang anak banyak meneladani perbuatan orang lain, terutama perilaku orang tua. Hanya ketika seorang anak mencapai usia 5 tahun, anak akan mulai menyadari tentang perasaan dan tindak-tanduknya yang mungkin dapat mempengaruhi individu lainnya.

Jadi, berhati-hatilah dalam setiap tindakan karena hal tersebut akan senantiasa diperhatikan oleh anak-anak. Sekalipun mereka belum dapat menilai baik dan buruknya, ketahuilah bahwa mereka mudah menirukan perilaku kita.

5. Tegur Dengan Baik

Suatu saat, anak berbuat salah. Karena disengaja atau tidak. Kesalahan anak tidak boleh dibiarkan begitu saja. Sebab, bisa jadi kesalahan itu tidak disadari anak. bahkan anak tidak tahu kalau itu salah. Orang tua wajib menegurnya.

Cara yang baik adalah dengan mengontrol volume dan intonasi suara. Kontak mata tidak menunjukkan kemarahan kita. Dan tegurlah dengan lembut. Bisa juga kita menegur dengan meletakkan tangan dibahu anak.  Bisa juga dengan mengusap kepala, atau apa saja perbuatan yang menunjukkan bahwa kita benar-benar peduli.

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

Dengan teguran baik, anak-anak akan mendapat pesan bahwa kita menghargai mereka. Dan kita memperbaiki kesalahan anak karena kita sayang dengan mereka. Kita ingin anak-anak menjadi anak yang bertanggung jawab dan seorang yang bisa diharapkan.

Jika kita menegur anak dengan marah-marah dan membentak, dampak psikologisnya kurang baik. Ini justru bertentangan dengan perilaku baik yang diajarkan. Bisa saja anak malah akan menjadi patuh pada orang tua karena hanya rasa takut dan tertekan.

6. Memuji Anak Seperlunya

Hati-hati memuji anak. Jika berlebihan anak akan sombong dan terlalu percaya diri. Apabila tidak pernah dapat pujian, anak tidak pernah mendapatkan motivasi untuk berbuat baik lagi.

Andaikan anak melakukan sesuatu hal yang baik, pujilah anak seperlunya. Pujian terkadang dilakukan di depan anak. Terkadang pujian diberikan di depan orang lain seperti di depan pasangan atau anggota keluarga lainnya, tapi anak bisa mendengar pujian kita.

Ini adalah salah satu teknik memuji anak yang efektif. Lebih-lebih lagi ketika mereka berhasil mengaplikasikan perilaku kesopanan yang telah diajarkan.

Para ahli berpendapat proses ini membantu anak-anak untuk mempercepat proses pembelajarannya. Ini mendorong perilaku baik dan memberi pesan kepada si anak bahwa Anda selalu ingin mereka berperilaku baik di mana-mana saja mereka berada.

Baca juga

6 Cara Melatih Anak Bertanggung Jawab Mulai dari Hal Kecil

Ciri dan Cara Melatih Anak 2-3 Tahun Beraktivitas Mandiri

Ciri, Manfaat dan Cara Mengembangkan Sifat Jujur pada Anak

7. Kurangi Memberi Hadiah Maupun Hukuman

Secara alamiah, anak kecil bisa berperilaku baik dan bijak menunjukkan rasa simpati. Namun, eksperimen sosial menunjukkan anak kecil akan kurang melakukannya jika mereka selalu meminta imbalan yang berbentuk material.

Sebuah studi menemukan bahwa anak kecil mampu memiliki keterampilan untuk menilai baik dan buruk sesuatu hal dengan lebih baik jika mereka dibesarkan dengan disiplin yang konsisten, tegas, tapi bukannya ekstrim.

Ketika anak selalu dihukum dengan berat, pembentukan moral dan rasional tidak dapat berkembang dalam diri mereka secara optimal. Sebaiknya, orang tua menghindari pemberian hukuman, apalagi hukuman itu berat.

9 Cara Efektif Mendidik Anak agar Berperilaku Baik Pakai 2 Acuan Besar

8. Selalu Konsisten

Istilah konsisten itu adalah ajeg. Ajeg itu berarti tetap dan tidak berubah-ubah. Berperilaku baik hendaknya dilakukan secara konsisten dan tidak berubah-ubah. Ajari anak untuk melakukannya, baik berperilaku di rumah maupun di mana saja.

Selanjutnya, kita jangan hanya menunggu di depan umum untuk berperilaku baik. Sebaliknya, orang tua harus konsisten dalam mempraktikkan perilaku baik di rumah.

sehingga hal itu menjadi kebiasaan dan menjadi tabiat. Pada awalnya mungkin susah, tapi lama-kelamaan, anak akan terbiasa dan tak perlu disuruh lagi.

9. Kontrol Emosi

Perilaku orang tua sehari-hari harus terkontrol. Orang tua tidak boleh mengumbar emosi. Sedikit-dikit marah bukan perilaku baik. Karena hal sepele jadi marah. Tersinggung juga jadi marah. Perilaku orang tua yang tidak bisa mengotrol emosi akan berdampak buruk bagi anak.

Tentu orang tua tidak menghendaki anak menjadi sering marah atau pemarah. Sedikit adalah masalah, anak akan ikut marah jika keseharian melihat orang tuanya yang mudah marah. Maka, ajari anak untuk selalui bisa mengotrol emosi. Cara dengan memberi contoh.

Hati-hatilah orang tua dalam berperilaku. Ingatlah bahwa orang tua itu figur bagi anak. Perilaku baik yang diajarkan kepada anak akan membantunya membawa diri dihadapan orang banyak.

Tapi itu sebenarnya sebuah mekanisme yang turut membantu anak kecil mengelola emosi. Dengan keterampilan ini, mereka lebih mampu menghadapi situasi yang sulit dengan lebih.

Perilaku baik dapat diajarkan pada anak sedini mungkin. Gunakan dua acuan besar yang berorientasi kepada dunia dan akhirat. Latihlan anak untuk selalu berperilaku baik. Perilaku yang baik akan membawa anak kepada kesuksesan.

Demikianlah pembahasan mengenai cara efektif mendidik anak agar berperilaku baik. Terima kasih atas kunjungannya, dan sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *