Bagaimanakah Cara Menulis Kepala Surat dan Berilah Contohnya!

Bagaimanakah Cara Menulis Kepala Surat dan Berilah Contohnya!

paket-wisatabromo.com- Bagaimanakah Cara Menulis Kepala Surat dan Berilah Contohnya! Jawaban yang tepat berikut ini.

Bagaimanakah Cara Menulis Kepala Surat dan Berilah Contohnya!
Cara Menulis Kepala Surat yang Benar dan Contohnya

Kepala surat merupakan bagian surat yang paling atas. Kepala surat ini disusun dengan tata letak yang menarik dengan menggunakan kertas yang berkualitas baik.

Di dalam kepala surat, beberapa hal yang perlu dicantumkan adalah terkait identitas suatu organisasi atau instansi yang bersangkutan

Kepala surat itu terdiri atas tiga hal.

a. Lambang atau logo
b. Nama instansi, organisasi, badan, atau lembaga
c. Alamat lengkap baik kantor pusat maupun cabang

Cara menulis lambang atau logo instansi

Lambang atau logo adalah simbol sebuah lembaga atau instansi. Biasanya lambang diletakkan di sudut kiri atas kertas.

Cara menulis nama instansi atau nama lembaga

Nama instansi harus ditulis lengkap alias tidak boleh disingkat. Ada dua kemungkinan menulis nama lembaga dalam surat dinas.

Keduanya itu antara lain ditulis dengan menggunakan huruf besar semua atau menggunakan huruf variatif.

Penulisan nama lembaga dalam kepala surat dengan menggunakan huruf besar semua. Contoh:

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SEMARANG
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 1 PRINGAPUS

Penulisan nama lembaga dalam kepala surat dengan menggunakan huruf besar dan kecil (variatif). Contoh:

Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang

Sekolah Menengah Pertama 1 Pringapus

Akan tetapi, pada umumnya nama lembaga atau nama instansi ditulis dengan huruf besar semua.

Cara Menulis Alamat dalam kepala surat

Nama dan nomor jalan harus ditulis lengkap alias tidak boleh disingkat.

Nomor kotak pos atau tromol pos, alamat kawat dan nomor teleks, nomor telepon, nomor facsimile harus ditulis lengkap dengan ejaan yang baku.

Kata “telepon” ditulis dengan cermat, bukan tilpun/telpun dan jangan disingkat.
Kata kot pos dan P.O Box jangan disingkat, tetapi ditulis lengkap Kotak Pos dan Post Office Box.

Contoh Penulisan Kepala Surat

Contoh 1: Penulisan kepala surat ditulis dengan kapital semua

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SEMARANG
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA 1 PRINGAPUS
JALAN SISWA WONOYOSO KECAMATAN PRINGAPUS
KABUPATEN SEMARANG 50553
KOTAK POS 330 POST OFFICE BOX 15 TELEPON (024) 6930171

Contoh 2 : Penulisan kepala surat hanya nama instansi yang ditulis kapital

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN SEMARANG
Sekolah Menengah Pertama 1 Pringapus
Jalan Siswa Wonoyoso Kecamatan Pringapus
Kabupaten Semarang 50553
Kotak pos 330 Post Office Box 15 Telepon (024) 6930171

Berikut ini penjelasan mengenai kepala surat berdasarkan buku  seri Penyuluhan 2 surat menyurat Indonesia.

Kepala surat yang lengkap terdiri atas (1) nama instansi, (2) alamat lengkap, (3) nomor telepon, ( 4) nomor kotak pos, (5) alamat kawat, dan (6) lambang atau logo.

Nama instansi ditulis dengan huruf kapital. Alamat instansi, termasuk di dalamnya telepon, kotak pos, dan alamat kawat (jika ada) ditulis dengan huruf awal kata kapital, kecuali kata tugas.

Nomor kode pos ditulis setelah nama kota tempat instansi itu berada.

Contoh:

Kepala surat dengan model nama lembaga pusat ditulis dengan kapital, dan nama lembaga yang bersangkutan ditulis dengan huruf variatif.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun Jakarta 13220 Kotak Pos 2625 Telepon 48965 58, 4894564, 4894584

Baca:

Contoh:

Kepala surat yang seluruhnya ditulis dengan huruf kapital.

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAY AAN PU SAT PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA JALAN DAKSINAPATI BARAT N, RAWAMANGUN JAKARTA 13220 KOTAK POS 2625 TELEPON 4896558, 4894564, 4894584

Dalam penulisan kepala surat hendaklah diperhatikan hal-hal sebagai berikut.

I. Nama instansi jangan disingkat, misalnya Biro Diktat, Depdikbud, Badan Bimas, tetapi Biro Pendi.dikan dan Pelatihan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Bimbingan Masyarakat.

2. Kata jalan jangan disingkat menjadi Jin. atau JI., tetapi Jalan.

3. Kata telepon hendaklah ditulis dengan cermat, yaitu Telepon, bukan Ti/pun atau Te/pun dan jangan pula disingkat menjadi Tip., Tilp., atau Telp.

4. Kata kotak pas henkaklah ditulis den; an cermat, yaitu Kotak Pos dan jangan disingkat K Pf!s atau Kotpos Demikian pula, jangan digunakan P. O.Box atau Post Office Box.10

5. Kata alamat kawat hendaklah ditulis dengan cermat, yaitu Alamat Kawat dan jangan digunakan Cable Address.

6. Kata telepon dan kotak pas dtikuti oleh nomor tanpa diantarai tanda titik dua (: ), sedangkan nomor-nomor yang mengikutinya tidak diberi titik pada setiap hitungan tiga angka karena bukan merupakan suatu jumlah.

Contoh Telepon: 489.655.8 Kotak Pos: 265.5
Seharusnya Telepon 4896558 Kotak Pos 2655

Demikianlah jawaban mengenai bagaimanakah cara menulis kepala surat dan berilah contohnya! Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *