Cara Menyajikan Teks Berita secara Tertulis dan Lisan yang Tepat

Cara Menyajikan Teks Berita secara Tertulis dan Lisan yang Tepat

paket-wisatabromo.com- Kamu tentu sudah mengetahui cara identifikasi unsur dan struktur teks berita. Selain itu, kamu juga sudah memahami mengenai ragam bahasa teks berita. Kali ini, kamu akan diajak untuk memahami mengenai cara menyajikan teks berita secara tertulis dan lisan yang tepat. Ikuti, ya!

Cara menyajikan teks berita secara tertulis dan lisan yang tepat ini dapat kamu gunakan sebagai bahan pendalaman materi teks berita. Materi ini berkaitan dengan aspek keterampilan.

Cara menyajikan teks berita secara tertulis dan lisan yang tepat ini diharapkan dapat membantu kamu dalam menulis dan membacakan teks berita. Semoga kamu berhasil membuat tulisan berita dan membacakannya melalui membaca artikel ini.

Cara Menyajikan Teks Berita secara Tertulis dan Lisan yang Tepat

Tujuan utama menulis berita adalah menyampaikan suatu informasi dengan akurat. dengan begitu, pembaca dapat memahami informasi tersebut dengan baik. Namun, tentu tidak tiap informasi layak ditulis sebagai berita.

Informasi yang ditulis haruslah bermanfaat bagi khalayak, misalnya memberi motivasi untuk terus berpresasi. lalu, bagaimanakahcara menulis berita yang baik dan benar? Berikut ini adalah cara menulis teks berita.

1. Menentukan Inti Informasi

seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, informasi yang layak diangkat menjadi berita harus memenuhi syarat. syarat-syarat itu antara lain berikut ini.

a. Faktual, yaitu informasi harus berdasarkan fakta, bukan gosip atau isu-isu yang belum jelas kebenarannya.

b. Aktual, yaitu informasi bersifat baru dan hangat, bukan informasi lama yang sudah diketahui semua orang.

c. Fungsional, yaitu bermanfaat bagi masyarakat secara umum. Bentuknya dapat memotivasi dan memberi pengetahuan tentang apa yang terjadi di sekitar.

Berikut ini adalah contoh informasi yang layak untuk diangkat menjadi berita.

Pelajar SMA menciptakan Robot
2. Menyusun Kerangka Berita

Setelah menentukan informasi yang layak, cara berikutnya adalah menyusun kerangka berita.

Kerangka berita dapat disusun dengan menentukan ADIKSIMBA (apa, di mana,  kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana).

Untuk keperluan tersebut, kita harus mengumpulkan informasi yang dibutuhkan sesuai dengan rumus ADIKSIMBA.

Berdasarkan contoh informasi yang layak dijadikan berita ( Pelajar SMA Menciptkan Robot), kita dapat menyusun kerangkanya.

Bagian ADIKSIMBAPertanyaanKerangka
AApa perisiwa yang terjadi?Pelajar SMA Membuat Robot bebas polusi.
Bagian ADIKSIMBAPertanyaanKerangka
DiDi mana peristiwa itu terjadi?
  • SMA Muhammadiyah II
  • Universitas Indonesia Jakarta
Bagian ADIKSIMBAPertanyaanKerangka
 K Kapan Peristiwa tersebut terjadi?Rabu, 26 Oktober 2016
Bagian ADIKSIMBAPertanyaanKerangka
 Si Siapa sajakah yang terlibat dalam peristiwa tersebut?
  •  Satrio Adi (kelas XII)
  • Lutfiatul Laili (kelas XI)
  • Shafira Qiddist (kelas XI)
  • Wigatiningsih (kepsek)
Bagian ADIKSIMBAPertanyaanKerangka
 M Mengapa peristiwa tersebut diperlukan? Sebagai sarana mengekspresikan kreativitas, komunikasi antarsekolah, serta perkembangan iptek
Bagian ADIKSIMBAPertanyaanKerangka
 Ba Bagaimana berlangsungnya peristiwa tersebut? Sangat menarik perhatian dan banyak mendapatkan  respons positif dari banyak pihak
3. Mengembangkan Kerangka Berita

Jika kerangka sudah dibuat, cara berikutnya adalah mengembangkannya menjadi tulisan berita yang utuh. Ingatlah struktur berita yang sudah dipelajari. Berita dimulai dari kepala, badan, dan kaki. Berikut ini contoh hasil pengembangannya.

Pelajar SMA Muhammadiyah II Sidoarjo berhasil menciptakan robot transportasi tanpa mengeluarkan polusi. Robot ini juga membawa pelajar SMA tersebut menjadi juara tingkat nasional yang diadakan di Universitas Indonesia.

robot transportasi bernama Ansont (Android System and Orientation Sense Transportasion) ini diciptakan oleh Satrio Adi (kelas XII),Lutfiatul Laili (kelas XI), Shafira Qiddist (kelas XI) SMA Muhammadiyah II, Sidoarjo. Sesuai namanya, Ansont dijalankan dengan menggunakan sistem Android.

Menurut Satrio, robot Ansont dapat digunakan untuk transportasi tanpa mengeluarkan polusi. “Kami menciptakan robot Ansont sebagai transportasi yang tidak mengeluarkan polusi,” ujarnya pada wartawan di SMA Muhammadiyah II, Sidoarjo, Rabu (26/10/2016).

Sistem Andorid dipilih karena saat ini masyarakat sudah tidak asing dengan OS robot hijau tersebut. Tiga pelajar ini memerlukan waktu tiga minggu untuk mengembangkannya sebelum akhirnya menjadi juara tingkat nasional.

Para siswa SMA Muhammadiyah II, Sidoarjo dapat disebut sebagai siswa yang penuh prestasi. selain Ansont, ada dua robot lagi yang berhasil membawa siswa tersebut menjadi juara. Kedua robot tersebut adalah Robot Sumo dan Robot Atlantic yang menjadi juara katagori robotik di Pesta Rakyat Fisika Universitas Indonesia.

Sesuai dengan olahraga sumo, Robot Sumo dirancang untuk mengeluarkan robot lain dari arena. Robot ini dirancang Fariz Risky, Ayu Nursari, dan Rizky Setiawan. Robot Sumo ini berhasil meraih peringkat kedua tingkat nasional di ajang Pesta Rakyat Fisika tersebut.

Adapun Robot Atlantic (Application Natural Smart Home based ICT berfungsi menyalakan dan mematikan lampu rumah. Robot ini juga mampu mendekteksi pergerakan yang muncul di dalam ruangan. Tidak sampai di situ, robot ini dapat melaporkan pergerakan tersebut melalui SMS ke ponsel si pemilik rumah.

Perancang Robot atlantic adalah Mochamad Darius, Thasya Thamara, dan Rahma Puspita yang semuanya pelajar kelas XI SMP Muhammadiyah II, Sidoarjo. Robot ini meraih peringkat ketiga pada kejuaraan yang sama.

Kepala sekolah Muhammadiyah II, Sidoarjo, Wigatiningsih menyatakan bahwa setiap anak berprestasi asal mau berusaha dan belajar. “Setiap anak bisa berprestasi asal ada kemauan untuk belajar dan terus belajar. Itu terbukti bahwa saat ini, banyak siswa kami telah berhasil menjadi juara,” kata Wigatiningsih kepada wartawan.

4. Menentukan Judul Berita

Setelah mengembangkan kerangka menjadi teks berita yang utuh, cara berikutnya adalah menentukan judul berita. Judul adalah bagian yang sangat penting dari teks berita.

Pembaca umumnya akan memutuskan bahwa ia akan membaca berita atau tidak berdasarkan judulnya.

Untuk itu, judul yang baik harus memenuhi empat persyaratan. Keempat persyaratan tersebut antara lain berikut ini.

a. akurat, jelas, dan ringkas

b. mencerminkan isi berita

c. menarik perhatian pembaca

d. bermakna tunggal (tidak ambigu/tidak membingungkan).

Berdasarkan persyaratan tersebut, judul yang tepat untuk contoh berita tentang robot pada bagian sebelumnya adalah Siswa SMA Mampu Menciptakan Robot Mutakhir.

5. Membacakan Berita

Selain menulis sebuah teks berita, kamu juga diharapkan mampu membacakan teks berita yang sudah kamu tulis di depan kelas.

Dalam membacakan teks berita, kamu harus mampu menyampaikan teks yang kamu tulis kepada orang lain.

Untuk itu, diperlukan lafal (pengucapan), intonasi (nada naik turun), jeda, vokal (kenyaringan suara), dan ekspresi (mimik wajah) yang jelas dan tepat.

tujuan akhir dari pembacaan berita adalah pendengar dapat mengerti informasi yang ingin kita sampaikan.

Baca: Ciri Dasar Ragam Bahasa dalam Teks Berita dan Contohnya yang Tepat

Demikialah penjelasan mengenai cara menyajikan teks berita secara tertulis dan lisan yang tepat. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.