Jelaskan Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Puisi Rakyat!

Jelaskan Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Puisi Rakyat!

paket-wisatabromo.com – Jelaskan Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Puisi Rakyat! Jawabannya sebagai berikut.

Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Puisi Rakyat

Pengertian Puisi Rakyat

Puisi rakyat (puisi lama) merupakan jenis puisi yang berkembang pada kehidupan masyarakat sehari-hari sebagai suatu tradisi masyarakat setempat.

Puisi itu tersebar secara lisan. Pada umumnya, bentuknya bersifat baku atau terikat oleh berbagai ketentuan, seperti banyaknya larik setiap bait, banyaknya suku kata pada setiap larik, ataupun pola rimanya.

Puisi-puisi itu digunakan dalam upacara-upacara adat mungkin pula di dalam pergaulan sehari-hari. Contoh puisi rakyat: pantun, syair, dan gurindam.

Pengertian Pantun

Menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pantun adalah jenis puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat baris.

Pantun adalah puisi Melayu yang mengakar dan membudaya dalam masyarakat.

Pantun dikenal dengan banyak nama di berbagai bahasa di Nusantara, tonton (bahasa Tagalog), tuntun (bahasa Jawa), pantun (bahasa Toba) yang memiliki arti kurang lebih sama, yaitu sesuatu ucapan yang teratur, arahan yang mendidik, bentuk kesantunan.

Penyebaran Pantun tersebar hampir di seluruh Indonesia. Fungsi pantun di semua daerah (Melayu, Sunda, Jawa, atau daerah lainnya) sama, yaitu untuk mendidik sambil menghibur.

Melalui pantun, kita menghibur orang dengan permainan bunyi bahasa, menyindir (menegur bahwa sesuatu itu kurang baik) secara tidak langsung, atau memberi nasihat.

Ini bukan berarti orang kita tidak tegas kalau hendak mengatakan sesuatu, tetapi dapat dikatakan bahwa kita memiliki gaya tersendiri dalam mengungkapkan sesuatu.

Melalui pantun leluhur kita terkesan lebih santun untuk menegur atau menasihati orang secara tidak langsung agar orang yang kita tuju tidak merasa malu atau dipojokkan.

Pengertian Syair

Syair adalah salah satu puisi lama. Syair berasal dari Persia dan dibawa masuk ke Nusantara bersama dengan masuknya Islam ke Indonesia.

Kata atau istilah syair berasal dari bahasa arab yaitu syi’ir atau syu’ur yang berarti “perasaan yang menyadari.”

Kemudian kata syu’ur berkembang menjadi syi’ru yang berarti puisi dalam pengetahuan umum.

Dalam perkembangannya syair tersebut mengalami perubahan dan modifikasi sehingga menjadi khas Melayu, tidak lagi mengacu pada tradisi sastra syair negeri Arab.

Penyair yang berperan besar dalam membentuk syair khas Melayu adalah Hamzah Fansuri dengan karyanya, antara lain: Syair Perahu, Syair Burung Pingai, Syair Dagang, dan Syair Sidang Fakir.

Pengertian Gurindam

Gurindam adalah puisi lama yang berasal dari negeri India. Istilah gurindam berasal dari bahasa India, yaitu kirindam berarti “mula-mula” atau “perumpamaan”. Gurindam sarat dengan agama dan moral.

Tak dimungkiri bahwa gurindam bagi orang dulu sangat penting dan dijadikan norma dalam kehidupan.

Seperti apakah gurindam sebenarnya? Gurindam adalah puisi lama (Melayu) yang sangat penting sebagai warisan budaya.

Ciri-Ciri Teks Puisi Rakyat

Oleh karena puisi rakyat itu meliputi pantun, syair dan gurindam, maka ciri-ciri puisi rakyat yang dibahas di sini adalah ciri-ciri pantun, syair,dan gurindam.

Ciri-Ciri Pantun

Untuk ciri-ciri pantun dapat dilihat berdasarkan bentuknya. Ciri-ciri ini tidak boleh diubah.

Jika diubah, pantun tersebut akan menjadi seloka, gurindam, atau bentuk puisi lama lainnya.

Ciri-ciri pantun:

1. Tiap bait terdiri atas empat baris (larik).

2. Tiap baris terdiri atas 8 sampai 12 suku kata.

3. Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.

4. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.

Sampiran adalah pembuka dari pantun, berada di baris pertama dan kedua berfungsi untuk tumpuan saja.

5. Baris ketiga dan keempat merupakan isi.

isi adalah bagian dari pantun dan pembaca mengungkapkan makna atau perkataan sebenarnya yang ingin disampaikan melalui pantun.

Baca:

Ciri-Ciri Syair

1. Setiap bait terdiri dari empat baris.

2. Setiap baris terdiri atas 8-14 suku kata.

3. Bersajak a-a-a-a.

4. Semua baris adalah isi tentang kisah atau cerita

5. Bahasa yang digunakan biasanya berupa kiasan.

Ciri-Ciri Gurindam

1. Terdiri atas dua baris dalam sebait

2. Tiap baris memiliki jumlah kata sekitar 10-14 kata

3. Tiap baris memiliki rima sama atau bersajak A-A, B-B, C-C, dan seterusnya

4. Merupakan satu kesatuan yang utuh.

5. Baris pertama berisi soal, masalah, atau perjanjian.

6. Baris kedua berisi jawaban, akibat dari masalah atau perjanjian pada baris pertama. (isi atau maksud gurindam terdapat pada baris kedua).

7. Isi gurindam biasanya berupa nasihat, filosofi hidup atau kata-kata mutiara.

Demikian jawaban atas pertanyaan mengenai: Jelaskan Pengertian dan Ciri-Ciri Teks Puisi Rakyat! semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.