Menulis Surat Pribadi dan Surat Dinas yang Benar

Menulis Surat Pribadi dan Surat Dinas yang Benar

paket-wisatabromo.com – Menulis surat pribadi dan surat dinas yang benar menjadi harapan bagi Bapak Ibu Guru bahasa Indonesia pada anak-anak SMP MTs kelas 7 semester 2.

Menulis surat pribadi dan surat dinas menjadi materi esensial yang harus dikuasai peserta didik di semester ini.

Perlu diingat kembali bahwa surat pribadi dengan surat dinas itu memiliki perbedaan.

Perbedaan itu berkaitan dengan struktur, bahasa, dan isinya. Berkaitan dengsn struktur, tentunya surat pribadi lebih simpel atau lebih sederhana daripada surat dinas.

Dari segi bahasa, surat pribadi menggunakan bahasa yang sesuai dengan situasi dan kondisi.

Bahasa surat pribadi lebih fleksibel dengan menyesuaiakan siapa penerima surat pribadi tersebut.

Apabila penerima surat pribadi itu lebih tua dari pengirim surat, maka bahasa surat pribadi harus santun dan memperhatikan etika berbahasa.

Namun, apabila penerima surat itu adalah teman sebaya, penggunaan bahasa surat pribadi tentunya lebih bebas asal komunikatif.

Dari segi isi, tentunya surat pribadi hanyauntuk kepentingan pribadi. sedangkan surat dinas berisi hal-hal yang berkaitan dengan surat dinas.

Menulis surat pribadi dan surat dinas yang benar

Pada akhir pembelajaran materi ini diharapkan peserta didik dapat mencipta surat pribadi dan surat dinas.

Tentu saja surat tersebut hendaknya telah memperhatikan struktur, kebahasaan, dan isi yang sesuai.

Gunakanlah pengetahuan dan keterampilan yang telah kamu dapatkan pada bagian-bagian sebelumnya.

Menulis surat pribadi

Perhatikan ilustrasi berikut ini sebagai bahan penulisan surat pribadi

Ilustrasi

Amira dan kamu adalah sahabat baik. Kini Amira telah pindah ke Makasar.

Sebagai sahabat, kamu ingin memberi kabar bahwa dalam lomba OSN bulan April kemarin kamu menjadi juara di tingkat kabupaten.

Selanjutnya, kamu memohon doa agar lomba di tingkat provisi nanti bisa menang.

Surat pribadi berdasarkan ilustrasi tersebut adalah sebagai berikut.

                                                                           Bekasi, 16 Mei 2020

Kepada

Sahabatku tercinta

di Makasar

Halo, apa kabar? Aku harap kamu dalam keadaan sehat di sana. Eh, aku sangat kangen denganmu.

Kalau ada waktu, main dong ke tempatku, sepertinya kamu sibuk sekali sampai-sampai tak pernah mengunjungi aku lagi.

Sebenarnya, kali ini aku yang ingin datang ke tempatmu, tapi karena satu alasan sepertinya aku harus mengurungkan niatku.

Melalui surat ini, ingin kukabarkan bahwa aku alhamdulilah berhasil meraih juara 1 tingkat kabupaten dalam lomba OSN pada bulan April kemarin.

Pada kesempatan ini, aku mohon doa ya agar bisa memenangkan lomba OSN ini di tingkat provinsi. Bener, lho, doakan.

Sudah dulu ya, surat dariku ini, aku sambung lagi di lain kesempatan.

                                                                                    Sahabatmu,

                                                                          Widya

Baca: Menelaah Unsur-Unsur dan Kebahasaan Surat Pribadi dan Surat Dinas

Menulis surat dinas

Perhatikan ilustrasi berikut ini

Dalam rangka peringatan HUT sekolah, OSIS sekolahmu akan melaksanakan pentas seni. OSIS bermaksud mengundang pengurus OSIS sekolah lain untuk menghadiri acara tersebut.

Surat dinas berdasarkan ilustrasi tersebut adalah sebagai berikut

OSIS SMP HARAPAN KITA

Jalan Pahlawan 10

Samarinda

Nomor  : 015/I/SMP HK/2021             Samarinda, 14 Januari 2021

Hal       : Undangan

Kepada

Pengurus OSIS SMP Kartini

di

Tempat

Dengan hormat,

Dalam rangka memeriahkan HUT sekolah, OSIS sekolah kami akan melaksanakan pentas seni dengan berbagai cabang seni.

Sehubungan dengan hal itu, kami mengharap kehadiran Saudara pengurus OSIS SMP Kartini pada;

hari, tanggal       : Selasa, 19 Januari 2021

pukul                   : 09.00 s.d. selesai

tempat                : Ruang OSIS

acara                   : Rapat persiapan pelaksanaan Pentas Seni

Mengingat penting acara, kami mohon hadir tepat waktu. 

                                                                       Ketua OSIS,

                                                                       Haris

Demikianlah pembahasan mengenai menulis surat pribadi dan surat dinas yang benar. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *