Modul Bahan Belajar Mandiri Matematika Guru PPPK Tahun 2021

Modul Bahan Belajar Mandiri Matematika Guru PPPK Tahun 2021

paket-wisatabromo.com โ€“ Dirjen GTK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Modul bahan Belajar Mandiri Matematika Guru PPPK Tahun 2021 yang dapat dimanfaatkan para calon peserta seleksi.

Modul bahan belajar Mandiri Matematika ini dapat menjadi salah satu bahan belajar mandiri untuk persiapan seleksi guru PPPK tahun 2021, sehingga dapat memperkaya calon peserta dalam belajar.

Modul bahan belajar Matematika calon guru PPPK yang dikemas dalam konsep pembelajaran mandiri.

Di dalam berisi pembelajaran yang berfungsi sebagai bahan belajar untuk mengingatkan kembali substansi materi Matematika yang akan diujikan pada tahun 2021.

Calon guru PPPK juga dapat menggunakan bahan belajar lainnya untuk menyiapkan diri mengikuti seleksi guru PPPK. Calon guru PPPK dapat mengkombinasikan modul belajar ini dengan sumber belajar lainnya.

Modul bahan belajar mandiri Matematika ini untuk memberikan pengalaman belajar bagi calon guru PPPK dalam memahami teori dan konsep dari pembelajaran di setiap materi dan substansi materi yang tersaji.

Komponen-komponen di dalam modul bahan belajar mandiri Matematika seleksi calon guru PPPK tahun 2021 dikembangkan dari beberapa modul yang diterbitkan oleh Dirjen GTK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Beberapa modul untuk pengembangan modul belajar mandiri Matematika tersebut adalah Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Modul Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP), dan Modul Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Modul Bahan Belajar Mandiri Matematika Guru PPPK Tahun 2021

Isi Modul

Secara umum, modul bahan belajar mandiri Matematika guru PPPK tahun 2021 berisi deskripsi singkat, peta kompetensi, ruang lingkup, petunjuk belajar, dan pembelajaran tiap kompetensi.

A. Deskripsi Singkat

Dalam rangka memudahkan guru mempelajarinya bahan belajar mandiri calon guru P3K, di dalam bahan belajar ini dimuat pada model kompetensi terkait yang memuat target kompetensi guru dan indikator pencapaian kompetensi.

Bahan belajar mandiri bidang studi matematika berisi pembelajaran-pembelajaran bagi calon guru P3K yang yang terdiri dari,

โ— Pembelajaran 1. Bilangan

โ— Pembelajaran 2. Aljabar dan Program Linear

โ— Pembelajaran 3. Logika Matematika

โ— Pembelajaran 4. Geometri dan Trigonometri

โ— Pembelajaran 5. Kalkulus

โ— Pembelajaran 6. Kombinatorika dan Statistika

Bahan belajar mandiri ini memberikan pengamalan belajar bagi calon guru P3K dalam memahami teori dan konsep dari pembelajaran dari setiap materi dan substansi materi yang disajikan.

Komponen-komponen di dalam modul belajar mandiri ini dikembangkan berdasarkan modul-modul yang telah dikembangkan Dirjen GTK.

Modul itu diantaranya Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), Modul Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP), dan Modul Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Hal ini bertujuan agar calon guru P3K dapat dengan mudah memahami teori dan konsep bidang studi kimia, sekaligus mendorong guru untuk mencapai kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Rangkuman pembelajaran diberikan di setiap akhir pembelajaran yang berfungsi untuk memudahkan dalam membaca substansi materi esensial.

Selain itu, mudah dalam mengingat pembelajaran dan matari-materi esensial, mudah dalam memahami pembelajaran dan matari-materi esensial.

Selanjutnya, mudah dalam memahami pembelajaran dan matari-materi esensial, dan cepat dalam mengingat kembali pembelajaran dan materi-materi esensial.

Peta Kompetensi

Bahan belajar mandiri ini dikembangkan berdasarkan model kompetensi guru. Kompetensi tersebut dapat dijabarkan menjadi beberapa indikator. Target kompetensi menjadi patokan penguasaan kompetensi oleh guru P3K. Kategori

Ruang Lingkup

Ruang lingkup materi pada bahan belajar mandiri calon guru P3K ini disusun dalam dua bagian besar, bagian pertama adalah pendahuluan dan bagian berikutnya adalah pembelajaran-pembelajaran.

Bagian Pendahuluan berisi deskripsi singkat, Peta Kompetensi yang diharapkan dicapai setelah pembelajaran, Ruang Lingkup, dan Petunjuk Belajar.

Bagian Pembelajaran terdiri dari lima bagian, yaitu bagian Kompetensi, Indikator Pencapaian Kompetensi, Uraian Materi, Latihan Soal/Kasus, dan Rangkuman.

Latihan/Kasus akan diberikan kunci dan pembahasan di bagian lampiran bahan belajar mandiri. Bahan belajar mandiri diakhiri dengan Penutup, Daftar Pustaka, dan Lampiran.

Rincian materi pada bahan belajar mandiri bagi calon guru P3K adalah substansi materi esensial terklait Bilangan, Aljabar dan Program Linear, Logika Matematika, Geometri dan Trigonometri, Kalkulus, serta Kombinatorika dan Statistika.

Petunjuk Belajar

Secara umum, cara penggunaan bahan belajar mandiri bagi calon guru P3K pada setiap Pembelajaran disesuaikan dengan skenario setiap penyajian susbstansi materi bidang studi.

Bahan belajar mandiri ini dapat digunakan dalam kegiatan peningkatan komptensi guru bidang studi, baik melalui untuk moda mandiri, maupun moda daring yang menggunakan konsep pembelajaran bersama dalam komunitas pembelajaran secara daring.

Pembelajaran 1. Bilangan
A. Kompetensi

Penjabaran model kompetensi yang selanjutnya dikembangkan pada kompetensi guru bidang studi yang lebih spesifik pada pembelajaran 1. Bilangan.

Ada beberapa kompetensi guru bidang studi yang akan dicapai pada pembelajaran ini, kompetensi yang akan dicapai pada pembelajaran ini adalah guru P3K mampu: 1. Menjelaskan berbagai sistem bilangan

2. Menerapkan konsep keterbagian, FPB, dan KPK untuk memecahkan masalah

3. Menggunakan pola bilangan dalam pemecahan masalah

4. Menggunakan konsep barisan dan deret untuk memecahkan masalah

5. Menerapkan konsep dan sifat bentuk akar untuk menyelesaikan masalah

6. Menerapkan konsep dan sifat logaritma untuk menyelesaikan masalah

B. Indikator Pencapaian Kompetensi

Dalam rangka mencapai komptensi guru bidang studi, maka dikembangkanlah indikator-indikator yang sesuai dengan tuntutan kompetensi guru bidang studi.

Indikator pencapaian komptensi yang akan dicapai dalam pembelajaran 1. Bilangan adalah sebagai berikut.

1. Menerapkan operasi pada bilangan dengan kriteria tertentu

2. Menggunakan berbagai sistem bilangan dalam memecahkan masalah matematika

3. Mendeskripsikan pengertian keterbagian, FBP, dan KPK 4. Menggunakan konsep keterbagian, FPB, dan KPK untuk memecahkan masalah

5. Menemukan pola bilangan

6. Menentukan susunan bilangan berikutnya berdasarkan pola yang tersedia

7. Menentukan rumus suku ke-n barisan aritmatika

8. Menetukan rumus suku ke-n barisan geometri

9. Menggunakan rumus jumlah n suku pertama deret aritmatika

10. Menggunakan rumus jumlah n suku pertama barisan geometri

11. Mendskripsikan konsep dan sifat bentuk akar

12. Menggukan konsep dan sifat bentuk akar untuk memecahkan masalah

13. Mendskripsikan konsep dan sifat logaritma

14. Menggukan konsep dan sifat logaritma untuk memecahkan masalah

C. Uraian Materi
1. Sistem Bilangan

โ— Bilangan Asli Himpunan bilangan yang paling awal digunakan manusia adalah himpunan bilangan yang digunakan untuk mencacah (to count) banyak objek.

Misal untuk mencacah banyak ternak, banyak rumah, dan sebagainya. Himpunan bilangan ini disebut himpunan bilangan asli (natural numbers).

Notasi atau lambang untuk himpunan bilangan asli adalah โ„• (internasional) atau ๐ด (Indonesia). Pada modul ini akan digunakan notasi โ„• sehingga ditulis

๐‘ = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12,โ€ฆ}

Sifat tertutup Jika dua bilangan sebarang diambil dari suatu himpunan bilangan H dan hasil penjumlahan tersebut adalah bilangan dalam H maka himpunan bilangan H tertutup terhadap operasi penjumlahan (closure property).

Sifat tertutup operasi penjumlahan pada โ„• Misalkan โ„• adalah himpunan bilangan asli, ๐‘Ž dan ๐‘ adalah sebarang bilangan asli maka berlaku ๐‘Ž + ๐‘ merupakan bilangan asli.

Fakta ini dapat dikatakan bahwa โ„• tertutup terhadap operasi penjumlahan (closed for addition).

Contoh: Selidikilah, apakah himpunan ๐พ = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10} tertutup terhadap operasi penjumlahan dan berikan alasannya?

Solusi: Himpunan ๐พ tidak tertutup terhadap operasi penjumlahan karena terdapat bilangan 5, 7 K dan 5 + 7 = 12, dengan 12 โˆ‰ ๐พ. b. Definisi perkalian

Perkalian (multiplication) dinyatakan sebagai penjumlahan berulang. Perkalian dinyatakan sebagai berikut:

Sifat tertutup operasi perkalian pada โ„• Misalkan โ„• adalah himpunan bilangan asli, ๐‘Ž dan ๐‘ adalah sebarang bilangan asli maka ๐‘Ž ร— ๐‘ juga merupakan bilangan asli.

Fakta ini dapat dikatakan bahwa โ„• tertutup terhadap operasi perkalian (closed for multiplication).

Contoh: Diberikan himpunan B = {1, 2} dan untuk setiap a, b dalam B, didefinisikan
๐‘Ž ร— ๐‘Ž = ๐‘Ž๐‘Ž; ๐‘ ร— ๐‘ = ๐‘๐‘; ๐‘Ž ร— ๐‘ = ๐‘Ž๐‘ ๐‘‘๐‘Ž๐‘› ๐‘ ร— ๐‘Ž = ๐‘๐‘Ž.

Himpunan ๐ต tertutup terhadap operasi perkalian karena seluruh hasil perkalian yang mungkin terjadi berada di dalam ๐ต, yaitu 1 ร— 1 =
1; 1 ร— 2 = 2; 2 ร— 1 = 2; 2 ร— 2 = 4 Soal : Coba Anda buat suatu himpunan bilangan asli A, dengan tiga anggota dan suatu operasi pada A sehingga operasi tersebut tertutup pada A.

Modul Bahan Belajar Mandiri Matematika Guru PPPK Tahun 2021 dapat dibaca pada link di bawah ini.

Modul Bahan Belajar Mandiri Matematika Guru PPPK Tahun 2021 (Unduh)

Baca:ย Modul Bahan Belajar Mandiri Bahasa Indonesia Guru PPPK Tahun 2021

Demikianlah modul bahan belajar mandiri matematika guru PPPK tahun 2021. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *