Ini Moms 6 Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 2-3 Tahun

Ini Moms 6 Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 2-3 Tahun

paket-wisatabromo.com – Berpikir logis adalah proses penggunaan penalaran secara konsisten untuk mengambil sebuah kesimpulan. Kemampuan berpikir logis adalah kemampuan manusia untuk memperoleh suatu pengetahuan menurut pola atau logika tertentu.

Berpikir logis dapat diartikan sebagai kemampuan siswa untuk menarik simpulan yang sah menurut aturan logika dan dapat membuktikan simpulan itu benar atau valid sesuai dengan pengetahuan-pengetahuan sebelumnya (Siswono, 2008)

Karakteristik Berpikir Logis

Karakteristik berpikir logis antara lain keruntutan berpikir, kemampuan berargumen, dan penarikan kesimpulan. Keruntutan berpikir merupakan langkah teratur dalam menyelesaikan masalah dari awal hingga akhir pada suatu kesimpulan.

Kemampuan berargumen adalah memberikan alasan logis sesuai dengan fakta atau informasi terkait dengan Langkah perencaan sampai penyelesaian masalah. Penarikan kesimpulan adalah menarik kesimpulan dari suatu permasalahan berdasarkan data yang tersedia.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Manfaat Berpikir Logis

Manfaat berpikir logis adalah melatih berpikir secara rasional, kritis, tertib. Anak mampu berpikir abstrak, cermat, dan objektif.

Manfaat lain dari berpikir logis adalah menambah kecerdasan dan meningkatkan kemampuan berpikir tajam dan mandiri. Dan meningkatkan kemampuan analisis terhadap suatu kejadian.

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun meliputi menyebutkan bagian-bagian seperti gambar wajah orang, mobil, binatang. Selain itu, mengenal bagian-bagian tubuh (lima bagian).

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun lainnya adalah memahami konsep ukuran besar-kecil, panjang-pendek. Dan mengenal tiga macam bentuk: segitiga, lingkaran, dan persegi.

Kemampuan berpikir pada anak usia 2-3 tahun lainnya lagi adalah mulai mengenal pola, dan memahami simbol angka serta maknanya.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Macam-macam kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun

Ada tiga kata kunci yang berkaitan dengan macam-macam kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yaitu menyebutkan, mengenal, memahami. Anak dapat dikatakan mampuperpikir logis jika ia dapat menyebutkan, mengenal, dan memahami suatu objek.

1. Menyebutkan Bagian-Bagian seperti Gambar Wajah Orang, Mobil, Binatang

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yang pertama adalah menyebutkan bagian-bagian seperti gambar wajah orang, mobil dan binatang.

Menyebutkan berarti memberi nama kepada; menyatakan nama sesuatu; menamakan. Menyebut berarti memanggil nama; mengucapkan nama (benda, orang);

Menyebutkan adalah mengucapkan, melafalkan, atau melisankan. Arti lain dari kata kenyebutkan adalah mengatakan atau memperkatakan. 

Kemudian Menyebutkan bagian-bagian gambar wajah, mobil, binatang, berarti mengatakan, menyatakan nama bagian-bagian gambar wajah, mobil, dan binatang,dan tanaman.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Menyebutkan Bagian Wajah

Sebelum menyebutkan bagian wajah melalui ambar, sebaiknya anak mengenali wajahnya sendiri, juga melihat wajah ibunya. Wajah atau muka adalah bagian depan dari kepala pada manusia. Wajah itu bisa disebut juga dengan roman muka atau muka.

Sambil meraba wajah, anak Bersama Moms menyebutkan bagian wajah sendiri-sendiri. Bagian wajah terdiri atas: bibir, pipi, mata, alis, pelipis, kelopak mata, dahi, mulut, gigi, hidung, dagu, kulit, dan rambut. Bibir, mulut, gigi untuk bicara dan mengunyah makanan.

Kemudian, sodori anak gambar wajah yang sudah disediakan Moms. Anak diminta menyebutkan bagian wajah pada gambar wajah sambil menunjukkan bagian wajah yang disebutkan. Dan menyebutkan fungsinya.

Misalnya anak menyebutkan “Ini hidung untuk mencium,” “Ini mata untuk melihat yang dilindungi oleh kelopak mata.” Alis berupa rambut juga untuk melindungi mata dan kelopak mata. Dagu untuk peyangga mulut dan kulit untuk pelindung semua permukaan wajah.

Kemampuan menyebutkan bagian wajah pada gambar wajah dapat mendukung berkembangnya kecerdasan intelektual pada anak usia 2-3 tahun. Anak mampu mengetahui nama dan bentuk bagian wajah.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Menyebutkan Bagian Mobil

Anak diminta memilih gambar mobil dari sekian gambar kendaraan yang disediakan. Kemudian anak diminta menyebutkan mobil itu apa. Pernah naik mobil atau belum? Mungkin anak akan menjawab dengan menunjukkan gambar mobil. “Ini Mobil.”

Anak belum mampu menjelaskan pengertian mobil secara ilmiah. Misalnya, mobil adalah kendaraan darat yang digerakkan oleh tenaga mesin beroda empat dan berbahan bakar minyak seperti bensin untuk menghidupkannya.

Di dalam gambar mobil, tentu ada bagian mobil yang bisa dilihat anak. Misalnya: ban, kemudi atau setir, lampu, pintu, jendela, tempat duduk, wiper, dll. Anak belum bisa melihat gambar rem, mesin, aki, radiator, dan aksesoris mobil.

Selanjutnya, anak diminta menjelaskan bagian-bagian mobil dalam gambar. Ban adalah komponen yang menghubungkan langsung mobil dengan jalan. Ban terbuat dari karet. Semakin bagus daya cengkeran ban pada jalan,semakin bagus kontrol pengemudi terhadap mobil.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Anak bisa juga menyebut kemudi. Kemudi merupakan bagian penting mobil. fungsi Kemudi menghubungkan antara pengendara dengan kendaraan. Kemudi berbentuk bundar, dll,

Gambar mobil yang bisa dilihat anak dari konstruksi luar mobil. Misalnya bumper, tutup mesin, pintu-pintu, lubang atap kendaraan agar sinar matahari atau udara bisa masuk, bagian dalam mobil, kaca, tutup bagasi, lampu-lampu, radiator, tempat duduk, dll.

Kemampuan melihat, mengamati, dan menyebutkan bagian-bagian mobil melalui gambar juga dapat mendukung kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun.

Anak bisa memproses dalam pikirannya antara bentuk benda dengan nama benda. Kemampuan menghubungkan bentuk dengan nama benda, kemudian mampu menyebutkannya.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Menyebutkan Bagian Binatang

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun dapat juga diberi stimulasi dengan menyebutkan bagian-bagian gambar binatang melalui gambar. Anak diminta mengamati gambar binatang terlebih dahulu.

Kemudian, anak diminta menyebutkan bagian binatang yang terlihat dalam gambar. Misalnya secara umum terdiri atas: kepala, leher, badan, perut, punggung, kaki, ekor, tanduk, jalu, belalai, gading, bulu, dll.

Anak juga diperkenalkan mengenai macam-macam jenis binatang. Ada binatang berkaki empat, berkaki dua, melata, dll. Contoh hewan berkaki dua adalah burung. Bagian utama tubuh burung adalah kepala, paruh, sayap, kaki, telapak, badan, dan ekor.

Selain menyebutkan nama bagian binatang, anak juga diminta menyebutkan fungsinya. Misalnya: paruh burung berfungsi untuk makan atau mengambil makanan.

Sayap untuk terbang, ekor untuk keseimbangan burung saat terbang, adanya kaki untuk berjalan dan hinggap. Sedangkan, telapak digunakan untuk mencengkeram manggsa dan bertengger pada pohon.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Menyebutkan Bagian Tanaman

Kita ajak anak mengamati gambar tanaman. Anak diminta menyebutkan apa yang dapat dilihat pada gambar tanaman. Misalnya ada akar, batang, ranting, daun, bunga, buah, dll.

Agar kemampuan berpikir anak lebih berkembang, anak juga baiknya diminta menjelaskan fungsi dari bagian-bagian tanaman. Misalnya: akar untuk mencari makanan dan berdirinya tanaman.

Kemudian, anak menyebutkan fungsi akar. Akar adalah bagian penting pada tumbuhan, berada di bawah tumbuhan dan tertanam di dalam tanah. Batang pada tumbuhan berfungsi sebagai tempat melekatnya bagian-bagian tumbuhan lainnya.

Diharapkan anak juga mampu menyebutkan fungsi bagian tanama lainnya. Misalnya daun. Daun merupakan salah satu bagian dari tumbuhan yang sangat penting, dengan beraneka ragam bentuk, ukuran, tebal dan warna. Daun yang berwarna hijau memiliki kandungan zat klorofil, dll.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Kemampuan anak menyebutkan bagian wajah, mobil, binatang, tanaman melalui gambar akan lebih baik jika anak juga mampu menyebutkan fungsi atau kegunaannya. Misalnya: mata untuk melihat, lampu mobil untuk penerangan, kaki untuk berdiri.

Cara melatih anak menyebutkan bagian-bagain sesuatu melalui gambar secaraumum menggunakan media gambar. kita sediakan media gambar wajah orang, mobil, binatang, dan tanaman secukupnya. Ini Moms 6 Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 2-3 Tahun

Anak diminta menunjuk dan menyebutkan nama bagian yang ditunjuk pada gambar serta menjelaskan fungsinya. Indikator dapat menyebutkan adalah anak dapat mengatakan bagian wajah, mobil, binatang, dan tanaman pada gambar yang disediakan.

Kemampuan anak usia 2-3 tahun menyebutkan bagian-bagian gambar wajah, mobil, binatang, dan tanaman merupakan indikator bahwa anak sudah mempunyai kecerdasa intelektual.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

2. Mengenal Bagian-Bagian Tubuh

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yang kedua adalah mengenal bagian tubuh. Mengenal: mengetahui, kenal akan; tahu akan. Mengenal bagian-bagian tubuh berarti mengetahui bagian-bagian tubuh; kenal atau tahu akan begian-bagian tubuh.

Mengetahui adalah tahu dengan menilik ciri-ciri atau tanda -tanda. Jadi, kemampuan  mengenal itu mempunyai ruang lingkup pengertian dan ciri atau tanda-tanda dari sesuatu objek. Pastikan anak mengenal anggota tubuh dengan baik melalui ciri-ciri atau tanda-tandanya.

Untuk mengembangkan kemampuan anak dalam mengenal anggota tubuh dapat dilakukan delam kegiatan keseharian di rumah. Ajaklah anak menyanyikan lagu anak-anak yang bertema anggota tubuh. Misalnya lagu “Dua Mata Saya” dan lagu “Kepala Pundak.”

Lakukan pengembangan kemampuan anak dalam mengenal anggota tubuh pada saat mandi. Ada petunjuk-petunjuk dari kita pada saat mandi. Misalnya basahi dulu telapak kakimu dengan satu gayung air. Kemudian, basahi lututmu dengan air satu gayung juga.

Lanjutkan, basahi bagian perut ke bawah dengan air satu gayung. Lalu, basahi tangan kanan dan kiri. Kemudian, siramkan air ke bagian pundak, lalu bagian wajah,dan rambut. Gosok semua anggota tubuh yang tadi dibasahi dengan sabun.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Begitulah proses mengenalkan anggota tubuh pada saat anak mandi. Dengan tidak terasa, dan dalam kegiatan sehari-hari sebenarnya kita bisa memberi pelajaran pada anak dengan cara yang santai, tapi mengena dan efektif.

Kita juga bisa mengenalkan anggota tubuh pada saat akan tidur bersama. Kita ngobrol santai dengan anak. Belai dan puji rambut anak yang hitam, tebal, subur. “Rambut itu ada gunanya enggak ya?” Buat pelindung kepala, buat kecantikan.

Tanyai kegunaan anggota tubuh yang lain secara santai. Mulut untuk apa, tangan buat apa, kaki untuk apa, dll. Disamping mengenal nama-nama anggota tubuh, anak juga diajak mengenal kegunaan anggota tubuh.

Kemampuan mengenal anggota tubuh dan kegunaannya akan dapat menunjang perkembangan kecerdasan pada anak usia 2-3 tahun. oleh karena itu, Moms selakuk orang terdekat dengan anak, upayakan kemampuan mengenal anggota tubuh pada anak selalu diberi stimulasi.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

3. Memahami Konsep Ukuran

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yang ketiga adalah memahami konsep ukuran besar kecil panjang-pendek. Ukuran adalah hasil mengukur; panjang, lebar, luas, besar sesuatu.

Memahami adalah mengerti benar mengetahui benar akan sesuatu. Memahami konsep ukuran adalah mengerti benar mengetahui benar akan mengenai konsep ukuran. Anak diharapkan dapat memahami konsep ukuran dengan baik melalui permainan dan kegiatan sehari-hari di rumah.

Untuk mengembangkan kemampuan anak dalam memahami konsep ukuran pun dapat distimulasi sejak dini di rumah dalam kegiatan sehari hari. Misalnya, anak diminta mengambil semua bola mainannya. Anak diminta memisahkan bola yang kecil dengan bola yang besar.

Anak diminta menata gambar orang yang kecil dengan yang besar. Gambar ayam kecil berjejer dengan gambar ayam besar. Gambar ikan kecil dan gambar ikan besar. Stimulasi semacam ini diperlukan media gambar.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Kita ajak anak ke kebun. Di sana kita ajak anak memetik kacang panjang. Kita siapkan dua wadah. Kacang panjang yang panjang dimasukkan ke dalam wadah yang berbeda dengan kacang Panjang yang pendek-pendek.

Jika ada tanaman buncis, lakukan hal yang sama dengan tadi. Kita ajak anak memetik buncis. Sediakan dua wadah. Satu untuk mewadahi buncis yang panjang-panjang. Dan satu wadah untuk menempatkan buncis yang pendek-pendek.

Kegiatan di kebun saat memetik kacang panjang, dan buncis merupakan sarana yang menyenangkan untuk mengajak anak memahami konsep ukuran. Konsep bermain sambil belajar dapat dilaksanakan di mana pun termasuk di kebun.

Begitulah Moms, cara mengajak anak memahami konsep ukuran. Sepertinya bermain di kebun, tapi isi permainannya adalah pelajaran memahami konsep ukuran dengan cara yang menyenangkan.

Kemampuan memahami konsep ukuran pada anak harus distimulasi terus dalam kehidupan sehari-hari. Kita sebaiknya selalu mengarahkan anak pada upaya memahami konsep ukuran dalam segala bidang kehidupan anak.

Dengan demikian, kecerdasan intelektual pada anak usia 2-3 tahun pun akan selalu terpupuk. Moms tentu kita akan semakin bangga memiliki anak yang cerdas.

Baca Juga:

Inilah Belajar & Pemecahan Masalah pada Anak Usia 2-3 tahun

Inilah 3 Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 18-24 Bulan

Tips Belajar & Pemecahan Masalah pada Anak Usia 18-24 Bulan

Kognitif: Belajar Pemecahan Masalah pada Anak Usia 1-2 Tahun

Kemampuan Berpikir Logis Anak

4. Mengenal Bentuk

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yang keempat adalah mengenal bentuk. Ada tiga macam bentuk yang harus dikenal. Bentuk yang diperkenalkan terdiri atas bentuk lingkaran, segitiga, dan persegi. Ini Moms 6 Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 2-3 Tahun

Mengenal: mengetahui, kenal akan; tahu akan. Mengetahui adalah tahu dengan menilik ciri-ciri atau tanda -tanda. Jadi, mengenal itu mempunyai ruang lingkup pengertian dan ciri atau tanda-tanda dari sesuatu objek. Anak diminta memahami hal ini.

Masih ingat lagu anak berjudul  lingkaran kecil lingkaran besar, ya Moms? Lagu sederhana tapi syarat makna. Sediakan kertas, spidol, dan bernyanyi “Lingkaran kecil, lingkaran kecil, lingkaran besar” lukisan lingkaran kecil dan besar pun sudah terwujud.

Pemahaman bentuk lingkaran bisa dilakukan dengan melihat bola, buah jeruk, buah semangka. Pada malam hari kita ajak anak melihat bulan purnama. Pagi atau sore hari, kita ajak anak melihat matahari terbit dan terbenam. Itu semua merupakan konsep bentuk lingkaran.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Kita ajak anak ke toko alat-alat rumah tangga. Lalu, Kita lihat atau beli alat pencetak tumpeng. Kita kenalkan pada anak mengenai bentuk segitiga. Kemudian, Kita pindah ke toko alat tulis, kita beli penggaris segitiga beraneka ukuran.

Kue pasung kue tradisonal yang sering dibuat orang menjelang berpuasa atau menjelang lebaran berbentuk segitiga. Rambu lalulintas berbentuk segitiga juga perlu diperkenalkan pada anak. Topi ulang tahun anak juga berbentuk segitiga.

Nah, untuk mengajak anak mengenal bentuk persegi, juga mudah Moms. Ajak saja anak bermain laptop atau computer. Anak diminta melihat papan tuts huruf dan angka pada keyboard. Hampir semua berbentuk persegi.

Ajak juga anak mengamati lantai rumah. Tegel lantai rumah kita pada umumnya menggunakan bentuk persegi. Anak diminta mengukur sisi-sisi tegel dengan penggaris. Kita ajak anak membuktikan bahwa tegel itu berbentuk persegi.

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun dapat berkembang dengan mengenalkan berbagai macam bentuk pada anak. Cara yang dilakukannya pun cukup sederhana dan memanfaatkan media yang tersedia di rumah.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

5. Mengenal Pola

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yang kelima adalah mengenal pola. Mengenal: mengetahui, kenal akan; tahu akan. Mengenal pola berarti mengetahui pola; kenal atau tahu akan pola.

Mengetahui adalah tahu dengan menilik ciri-ciri atau tanda-tanda. Jadi, mengenal itu mempunyai ruang lingkup pengertian dan ciri atau tanda-tanda dari sesuatu objek. Pola adalah sistem, bentuk. Pastikan anak memahami hal ini.

Pola adalah rangkaian atau rentetan kejadian yang beulang atau berseri. Misalnya anak menyusun mainan untuk mengenal pola: besar kecil besar kecil, panjang pendek panjang pendek panjang pendek.

Contoh lain anak menyusun pola warna: merah biru, merah biru, atau merah merah biru, merah merah biru, dll. Menyusun pola lainnya misalnya pola gambar binatang: ayam kambing sapi gajah, ayam kambing sapi gajah.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Pola kegiatan anak sehari-hari yang sudah rutin adalah seperti dalam lagu “Bangun tidur.” Setiap hari anak bangun tidur terus mandi. Tidak lupa gosok gigi. Habis mandi kutolong ibu, membersihkan tempat tidurku.

Pola kegiatan sehari-hari seperti itu akan terus berulang dan berjalan sampai anak menjadi dewasa. Inilah yang namanya pola. Berlangsung terus-menerus berulang-ulang sehingga menjadi suatu kebiasaan.

Menyusun pakaian di almari juga sudah merupakan pola tersendiri. Pakaian yang sudah diseterika, dan dilipat lalu disusun di dalam lemari dengan pola susunan dari pakaian berwarna gelap ke warna terang.

Pola lainnya yang dapat kita kenalkan pada anak usia 2-3 tahun adalah menyusun angka. Misalnya pola urutan angka 1, 2, 3, 4, 5. Pola selang-seling seperti 1 3 5 7 atau 2, 4, 6, 8, dll.

Kemampuan Berpikir Logis Anak

6. Memahami Simbol Angka dan Maknanya

Kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun yang keenam adalah memahami simbol angka serta maknanya.

Memahami adalah mengerti benar mengetahui benar akan sesuatu.  Mengerti atau mengetahui benar mengenai simbol angka dan maknanya. Simbol angka terdiri atas: 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10. Makna simbol angka adalah menyatakan jumlah.

Ini Moms 6 Kemampuan Berpikir Logis pada Anak Usia 2-3 Tahun

Simbol angka 1 menyatakan makna jumlah satu. Dan Simbol angka 2 menyatakan makna jumlah dua. lalu, Simbol angka 3 menyatakan makna jumlah tiga. kemudian Simbol angka 4 menyatakan makna jumlah empat. juga Simbol angka 5 menyatakan makna jumlah lima, dst.

Untuk melatih anak memahami simbol angka dan makna angka perlu disiapkan media. Media buah-buahan, makanan, permen, mainan dll. Sediakan papan mainan dari kertas asturo.

Buatlah 5 kolom dan 2 garis. Dalam garis pertama berisi simbol angka, 1, 2, 3, 4, 5. Dalam garis kedua dan seterusnya berisi gambar bintang atau benda apa saja sejumlah yang ditunjuk dalam dalam simbol angka. Misalnya:

Kemampuan Berpikir Logis Anak

1

2

3

4

5

*

**

***

****

*****

?

??

???

????

?????

0

00

000

0000

00000

&

&&

&&&

&&&&

&&&&&

℗℗

℗℗℗

℗℗℗℗

℗℗℗℗℗

Kemampuan Berpikir Logis Anak

Kemampuan anak melihat dan mengubungkan simbol angka dengan jumlah benda yang tersedia tergolong cerdas. Simbol angka 1 dihubungkan dengan jumlah bintang, tanda tanya, nol, dan, tanda P.

Secara singkat, kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun dapat dikembangkan melalui 6 kegiatan yaitu: menyebutkan dan mengenal bagian-bagian wajah, tubuh, mobil, binatang, memahami konsep ukuran,  mengenal bentuk dan pola, memahami simbol angka dan maknanya.

Demikianlah pembahasan mengenai kemampuan berpikir logis pada anak usia 2-3 tahun. Semoga dapat menambah wawasan pengetahuan kita mengenai kemampuan berpikir logis.

Referensi: dari Berbagai Sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *